Perencanaan Pariwisata Waduk Gajah Mungkur (Kampung Galau)

Dalam perencanaan sebuah kawasan wisata perlu kiranya kita mengenal beberapa istilah dalam pariwisata. Objek Wisata adalah semua hal yang menarik untuk dilihat dan dirasakan oleh wisatawan yang disediakan atau bersumber pada alam. Atraksi wisata yaitu sesuatu yang menarik untuk dilihat, dirasakan, dinikmati dan dimiliki oleh wisatawan. Jenis atraksi wisata antara lain atraksi alam, atraksi budaya, dan atraksi buatan.

Atraksi alam adalah segala keunikan, keindahan, dan keaslian, keanekaragaman kekayaan alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Atraksi wisata alam dapat berupa sesuatu yang tetap dan dapat dinikmati keindahannya seperti; hutan, sungai, danau, laut dan sebagainya. Selain itu adapula daya tarik yang tidak tetap atau bergerak misalnya fenomena migrasi binatang, pasang surut lautan, bunga yang indah. Daya tarik wisata alam tidak tetap ini hanya dapat dinikmati pada waktu-waktu tertentu atau musim tertentu.

Atraksi budaya adalah segala keunikan, keindahan dan keaslian keanekaragaman kekayaan hasil kebudayaan suatu daerah tertentu. Atraksi budaya dapat berupa rumah adat, candi, benda kesenian, dan sebagainya. Selain itu atraksi budaya dapat berupa hasil kebudayaan yang tidak berwujud fisik seperti bahasa daerah, tari-tarian, upacara adat, pertunjukan, sistem tata cara pertanian dan berbagai kearifan lokal lain.

Atraksi wisata buatan adalah segala keunikan, keindahan keanekaragaman kekayaan hasil cipta rasa dan karya manusia, yang merupakan hasil dari sebuah kreatifitas berupa implementasi ide dan seni.

Suatu daerah atau kawasan dapat dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata ada 3 hal yang harus dikembangkan yaitu;
  1. Adanya something to see ; adalah sesuatu yang menarik untuk dilihat, dapat berupa fenomena alam, seni dan budaya, atau kreatifitas manusia lainnya.
  2. Adanya something to buy ; adalah suatu kawasan wisata hendaknya memiliki sesuatu yang menarik dan khas yang dapat dibeli oleh wisatawan.
  3. Adanya something to do ; adalah sesuatu aktivitas yang dapat dilakukan di suatu tempat atau daerah. Setidaknya ada beberapa alternatif kegiatan dalam satu kawasan.
Berikut adalah beberapa perencanaan kawasan wisata yang telah kami rencanakan, baik yang masih dalam proses proposal ataupun yang sudah dilaksanakan.

Perencanaan Pariwisata Waduk Gajah Mungkur (Kampung Galau)

Lokasi berada di daerah kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah. Luas kawasan yang direncanakan kurang lebih 1600 meter persegi dengan area terbangun kurang lebih 430 meter persegi. 

Perencanaan kawasan wisata ini menanggapi sebuah kawasan di area kawasan wisata Waduk Gajah Mungkur yang kurang produktif menjadi sebuah kawasan wisata baru yang produktif di area Waduk Gajah Mungkur. 


Perencanaan kawasan ini meliputi desain air mancur, gazebo, gardu pandang, mushola dan toilet umum. Tentunya desain sengaja dibuat sedemikian rupa agar terlihat menarik dan membuat wisatawan yang datang di kawasan Waduk Gajah Mungkur merasakan adanya suasana yang berbeda.


Lokasi yang berkontur tidak rata menjadi pertimbangan dalam perencanaan, yaitu dengan meletakan air mancur dibagian kontur yang paling tinggi dan sebagai ikon dari kawasan ini.  


Kios dengan cat warna-warni diletakan berjajar menurun sesuai elevasi kontur yang ada. Bukaan kios menghadap ke waduk, sehingga wisatawan dapat menikmati jajanan sekaligus dapat menikmati keindahan waduk. Selain itu ditempatkan juga gazebo-gazebo untuk wisatawan bersantai dan beristirahat sembari menikmati suasana.


Gardu pandang juga ditempatkan pada beberapa spot agar wisatawan dapat berselfi dengan latar belakang Waduk Gajah Mungkur dari ketinggian.

Berikut adalah foto-foto pembangunannya;

Gazebo yang menghadap jalan dan berhadapan dengan kios-kios


Kios-kios dengan cat warna-warni berjajar mengikuti kontur 


Mushola dengan penutup fasad bambu

0 komentar:

Posting Komentar